Produk & Sistem
Pilih perangkat dan sistem radio komunikasi sesuai kebutuhan operasional perusahaan.
Aksesoris & Spare Parts — Aksesoris · Spare Part
Solusi Industri Migas
Rakomindo membantu perusahaan dan kontraktor migas menyusun sistem radio komunikasi untuk kilang, depot dan terminal BBM, lapangan produksi, pipeline, serta fasilitas offshore: pemilihan HT, radio rig, repeater, dan antena, hingga site survey dan instalasi. Untuk area yang diklasifikasikan berbahaya, perangkat dipilih dari klasifikasi area dan persyaratan HSE proyek Anda.
Satu fasilitas migas biasanya memiliki area yang diklasifikasikan berbahaya dan area yang tidak. Klasifikasi area itulah — bukan jenis industrinya — yang menentukan apakah sebuah HT harus memiliki persetujuan untuk lokasi berbahaya.
Area yang dapat mengandung gas, uap, atau debu mudah terbakar diklasifikasikan oleh pemilik fasilitas melalui proses HSE dan engineering mereka, misalnya dengan sistem Class/Division atau Zone. Kantor, gudang umum, atau pos di luar area proses bisa saja tidak termasuk area berbahaya.
Karena itu, input utama pemilihan perangkat adalah:
Jabatan atau peran seseorang tidak dengan sendirinya menentukan kebutuhan sertifikasi; yang menentukan adalah area tempat radio dibawa dan dipakai.

Di pasar Indonesia, istilah “HT explosion proof” lazim dipakai untuk HT yang boleh digunakan di area berbahaya. Yang menentukan kelayakannya bukan istilah pada nama produk, melainkan persetujuan lokasi berbahaya yang tercantum untuk model dan varian tersebut.
Banyak HT untuk area berbahaya — termasuk yang mengacu ke UL 913 atau ANSI/TIA-4950 — memakai metode intrinsic safety: energi listrik dan panas dibatasi agar perangkat tidak menjadi sumber penyalaan. Istilah explosion proof secara teknis merujuk ke metode lain, yaitu enclosure yang menahan ledakan di dalamnya. Periksa metode dan persetujuan yang benar-benar tercantum pada perangkat.
Setiap persetujuan berlaku untuk klasifikasi area, kelompok gas atau debu, dan kelas suhu tertentu. Cocokkan persetujuan model dan varian yang dipilih dengan persyaratan area Anda. Pada sebagian model, kemampuan area berbahaya adalah varian yang dipesan dari pabrik, bukan fitur yang bisa ditambahkan setelah radio dikirim.
Persetujuan berlaku untuk konfigurasi tertentu. Gunakan hanya baterai dan aksesori terhubung — seperti speaker-mic atau earpiece — yang disetujui pabrikan untuk konfigurasi bersertifikat itu. Baterai atau aksesori lain dapat membuat radio tidak lagi sesuai persetujuannya. Ikuti manual pabrikan untuk pengisian daya dan penggantian baterai.
Ketahanan benturan, rating IP terhadap debu dan air, serta pengujian MIL-STD menggambarkan ketahanan fisik. Ketiganya tidak membuat radio boleh dipakai di area berbahaya. Sebaliknya, radio bersertifikat area berbahaya belum tentu memiliki rating IP atau ketahanan yang sama dengan model rugged lain.
Skema mana yang diterima ditentukan oleh requirement proyek, pemilik fasilitas, dan regulasi yang berlaku, bukan oleh pemasok radio.
| Aspek | HT biasa | HT bersertifikat area berbahaya |
|---|---|---|
| Tempat pemakaian | Area yang tidak diklasifikasikan berbahaya | Area berbahaya yang sesuai dengan persetujuan model dan variannya |
| Dasar pemilihan | Kebutuhan operasional, frekuensi, dan sistem yang ada | Klasifikasi area dan skema sertifikasi yang dipersyaratkan proyek, lalu kebutuhan operasional |
| Baterai & aksesori | Mengikuti kompatibilitas dari pabrikan | Hanya yang disetujui untuk konfigurasi bersertifikat tersebut |
| Label & dokumen | Tidak memiliki persetujuan lokasi berbahaya | Persetujuan tercantum pada label dan dokumen varian yang dikirim |
Model yang tersedia dapat dilihat di kategori HT Explosion Proof. Konfirmasikan klasifikasi area dan skema sertifikasi proyek Anda saat konsultasi, agar persetujuan setiap model dapat diperiksa per varian.
Tidak setiap fasilitas membutuhkan semua komponen di bawah. Kombinasi dan jumlahnya ditentukan dari klasifikasi area, pola kerja tim, sistem yang sudah ada, dan hasil site survey.
Untuk tim di kantor, gudang, workshop, atau pos yang tidak diklasifikasikan berbahaya. Pilihan analog atau digital, misalnya DMR, ditentukan oleh armada radio yang ada, kebutuhan interoperabilitas, izin frekuensi, fitur yang dibutuhkan, dan rencana migrasi.
Untuk pekerja yang masuk ke area berbahaya. Model, varian, baterai, dan aksesori dipilih agar persetujuannya cocok dengan requirement area, dan dipastikan dapat berkomunikasi dengan radio lain di sistem yang sama.
Instalasi tetap di kendaraan operasional, pos jaga, atau control room dengan antena eksternal. Tergantung modelnya, radio rig dapat memiliki daya pancar lebih tinggi daripada HT; spesifikasi daya mengikuti model yang dipilih.
Repeater dapat memperluas coverage yang dapat dipakai atau melayani area yang terhalang struktur proses dan tangki, bila lokasi, ketinggian antena, dan konfigurasinya tepat. Repeater tidak otomatis dibutuhkan dan tidak menjamin area tanpa blank spot; kebutuhannya dibuktikan lewat survei dan pengujian.
Tipe antena, tinggi dan posisi pemasangan, serta rugi pada kabel feeder menentukan bagaimana energi RF dipancarkan dan diterima. Antena bukan penguat aktif, sehingga antena saja tidak menjamin jangkauan lebih jauh.
Sistem dispatcher dapat ditambahkan untuk control room. PoC (push-to-talk over cellular) dapat melengkapi radio untuk tim yang bergerak antarlokasi; jangkauannya bergantung pada ketersediaan jaringan seluler atau Wi-Fi, layanan dan platform, serta konfigurasi. Perangkat PoC standar tidak ditujukan untuk area berbahaya.
Fitur berikut tidak tersedia di semua radio. Ketersediaannya bergantung pada model, sistem radio, lisensi software, konfigurasi, dan aksesori yang dipakai, sehingga perlu dicek per model sebelum dijadikan requirement.
Brand yang dapat diajukan dalam desain sistem antara lain Motorola dan Hytera. Ringkasan seluruh kategori perangkat tersedia di Produk & Sistem.
Setiap lingkungan memiliki pengguna, penghalang sinyal, dan kemungkinan area berbahaya yang berbeda. Pemetaan ini membantu menentukan perangkat, grup bicara, dan titik yang perlu diuji saat survei.
Koordinasi operator unit, maintenance, HSE, dan security. Struktur baja, kolom, dan pipa dapat menghalangi sinyal, dan sebagian area proses dapat diklasifikasikan berbahaya, sehingga pemilihan radio dilakukan per area.
Loading dan unloading, pengawasan mobil tangki, gate, dan fire safety. Area tangki dan pengisian sering memiliki klasifikasi berbeda dari kantor dan gerbang dalam satu lokasi yang sama.
Koordinasi tim rig, lapangan produksi, workshop, dan control room. Lokasi yang tersebar umumnya memadukan HT, radio rig di kendaraan, dan radio base di pos atau control room.
Patroli dan pemeliharaan di sepanjang jalur. Arsitekturnya bergantung pada panjang rute, medan, infrastruktur yang tersedia, izin spektrum, ketersediaan backhaul IP atau seluler, dan titik-titik yang wajib terhubung — jarang cukup dengan satu repeater.
Perlindungan lingkungan (rating IP), ketahanan korosi, ketahanan fisik, dan persetujuan area berbahaya adalah karakteristik yang terpisah. Mana yang dibutuhkan mengikuti kondisi dan requirement masing-masing fasilitas, bukan satu paket untuk semua pekerjaan offshore.
Grup atau kanal khusus untuk tim tanggap darurat, patroli, dan pos jaga. Pengaturan kanal dan talkgroup dapat diselaraskan dengan prosedur operasional dan tanggap darurat perusahaan. Radio mendukung koordinasi respons insiden; prosedurnya tetap mengikuti sistem keselamatan perusahaan.
Site survey memberi dasar yang dapat diukur sebelum perangkat dan infrastruktur dipilih.
Site survey dilakukan untuk:
Site survey komunikasi tidak menggantikan klasifikasi area berbahaya maupun proses HSE dan engineering pemilik fasilitas. Klasifikasi area dan persyaratan sertifikasi berasal dari pihak Anda, dan kami gunakan sebagai input pemilihan perangkat.

Rakomindo menangani sistem radio komunikasi dari konsultasi sampai dukungan setelah instalasi, untuk perusahaan di seluruh Indonesia.
Site survey dilakukan untuk memahami titik komunikasi penting, penghalang di lapangan, dan sistem radio yang sudah digunakan. Hasilnya menjadi dasar untuk menentukan kebutuhan HT, radio rig, repeater, antena, feeder, dan konfigurasi sistem.
Klasifikasi area, persyaratan HSE, dan skema sertifikasi dari perusahaan atau pemilik proyek menjadi input pemilihan. Model, varian, baterai, dan aksesori kemudian dicocokkan dengan requirement tersebut dan dengan sistem radio yang sudah ada.
Rakomindo menangani instalasi HT, radio rig, repeater, antena, serta perangkat pendukung sesuai desain sistem. Programming dilakukan berdasarkan kebutuhan operasional dan kemampuan perangkat, termasuk pengaturan kanal, talkgroup, scan list, dan signaling, lalu diuji terhadap kriteria yang disepakati.
Perangkat dapat dikirim ke lokasi proyek di berbagai wilayah Indonesia. Untuk pekerjaan di lapangan, kebutuhan pengiriman, instalasi, commissioning, dan dukungan teknis disesuaikan dengan lokasi serta ruang lingkup proyek.
Setelah implementasi, pengguna dapat diberikan pelatihan pengoperasian sesuai perangkat dan sistem yang digunakan. Dukungan lanjutan dapat mencakup pemeriksaan perangkat, troubleshooting, maintenance, dan perubahan konfigurasi ketika kebutuhan operasional berkembang.
Di pasar Indonesia, “HT explosion proof” adalah sebutan umum untuk HT yang boleh dipakai di area berbahaya. Secara teknis, banyak HT seperti ini memakai metode intrinsic safety, yaitu membatasi energi listrik dan panas agar tidak menjadi sumber penyalaan, sedangkan explosion proof merujuk ke enclosure yang menahan ledakan. Yang menentukan boleh atau tidaknya sebuah HT dipakai adalah persetujuan lokasi berbahaya yang tercantum untuk model dan variannya. Lihat pilihan di kategori HT Explosion Proof.
Tidak. Kebutuhannya mengikuti klasifikasi area yang ditetapkan pemilik fasilitas, persyaratan HSE, dan requirement proyek. Dalam satu fasilitas bisa ada area berbahaya dan area yang tidak, dan kebutuhan offshore pun berbeda antarfasilitas. Rakomindo tidak menetapkan klasifikasi area; kami memakai klasifikasi dan persyaratan dari pihak Anda sebagai dasar pemilihan perangkat.
Mulai dari klasifikasi area dan skema sertifikasi yang dipersyaratkan proyek, misalnya UL 913 atau ANSI/TIA-4950, ATEX, atau IECEx. Setelah itu, cocokkan persetujuan yang tercantum untuk model dan varian radio, termasuk kelompok gas atau debu dan kelas suhunya, dengan requirement tersebut. Kebutuhan operasional seperti frekuensi, sistem yang ada, dan fitur dipertimbangkan setelah syarat ini terpenuhi.
Ya. Persetujuan berlaku untuk konfigurasi tertentu, sehingga radio bersertifikat harus memakai baterai dan aksesori terhubung, seperti speaker-mic atau earpiece, yang disetujui pabrikan untuk konfigurasi itu. Baterai atau aksesori lain dapat membuat radio tidak lagi sesuai persetujuannya. Ikuti juga manual pabrikan untuk pengisian daya dan penggantian baterai.
Boleh di area yang tidak diklasifikasikan berbahaya, misalnya kantor, gudang umum, atau pos di luar area proses, selama sesuai kebijakan HSE perusahaan. HT tanpa persetujuan yang sesuai tidak boleh dipakai di area berbahaya yang mempersyaratkannya. Untuk tim yang berpindah antara kedua jenis area, pemilihan perangkat perlu mempertimbangkan area paling ketat yang dimasuki. Lihat pilihan Handy Talky.
Repeater dapat berguna bila radio-ke-radio tidak menjangkau titik yang dibutuhkan, misalnya karena struktur proses, tangki, bangunan, atau jarak antarlokasi. Coverage dipengaruhi topografi, struktur, tinggi dan posisi antena, frekuensi, rugi feeder, daya radio, desain sistem, serta derau dan interferensi. Keputusannya didasarkan pada site survey dan uji sinyal, dan repeater tidak menjamin seluruh area bebas blank spot. Lihat pilihan repeater.
PoC dapat dipakai di area yang tidak diklasifikasikan berbahaya dan memiliki jaringan seluler atau Wi-Fi yang memadai. Jangkauannya bergantung pada ketersediaan jaringan, layanan dan platform, serta konfigurasi. Perangkat PoC standar tidak ditujukan untuk area berbahaya; bila dibutuhkan perangkat PoC untuk area berbahaya, persetujuannya harus diperiksa per produk. Lihat kategori HT PoC.
Siapkan informasi lokasi dan luas fasilitas, jumlah pengguna dan grup, daftar area berbahaya beserta klasifikasinya, skema sertifikasi yang dipersyaratkan, dan perangkat yang sudah dimiliki. Dari situ tim Rakomindo dapat menilai apakah kebutuhan Anda cukup dengan konsultasi atau perlu site survey. Rincian layanan ada di halaman Layanan.
Ceritakan lokasi dan jenis fasilitas, jumlah pengguna, area berbahaya yang sudah diklasifikasikan, skema sertifikasi yang dipersyaratkan, dan perangkat yang sudah dimiliki. Tim Rakomindo membantu menyusun pilihan perangkat dan menentukan apakah perlu site survey lebih dulu.