Radio over IP

RoIP untuk Integrasi Sistem Radio Komunikasi

RoIP (Radio over IP) membawa audio radio — dan, bila sistemnya mendukung, sinyal kontrol seperti PTT — antara radio, gateway, dan dispatcher melalui jaringan IP: LAN, WAN, VPN, jaringan IP privat, atau internet bila desainnya memakai itu. RoIP menghubungkan lokasi dan sistem yang kompatibel; ia tidak menambah jangkauan RF radio itu sendiri.

Cara Kerja RoIP: Menghubungkan Site, Bukan Memperluas Sinyal

Di setiap lokasi, radio atau repeater tetap bekerja dengan jangkauan RF-nya sendiri. Gateway RoIP mengubah audio dari sistem radio itu menjadi data, mengirimkannya melalui jaringan IP ke gateway atau terminal di lokasi lain, lalu sebaliknya.

  1. Site A Radio atau repeater dengan jangkauan RF lokal Site A, tersambung ke gateway
  2. Jaringan IP LAN, WAN, VPN, jaringan IP privat, atau internet
  3. Site B Radio atau repeater dengan jangkauan RF lokal Site B, tersambung ke gateway

Pengguna di Site A dan Site B dapat saling berkomunikasi bila gateway, interface, dan konfigurasinya mendukung. Area di antara kedua site tidak ikut ter-cover: HT di luar jangkauan RF kedua site tetap tidak terhubung. Coverage tiap site ditentukan radio, antena, dan repeater di lokasi itu.

Kualitas mengikuti jaringan

Latensi, jitter, packet loss, bandwidth, routing, serta ketersediaan jaringan dan catu daya di setiap site menentukan kualitas dan keandalan suara. Pada jaringan bersama, jalur VPN dan prioritas trafik (QoS) bila dipakai ikut memengaruhi hasilnya. Redundansi atau failover hanya ada bila memang dirancang dalam arsitekturnya.

Keamanan mengikuti desain

Memakai jaringan IP tidak otomatis membuat sistem aman. Kontrol seperti VPN, segmentasi jaringan, firewall, autentikasi, dan pembatasan akses diterapkan sesuai perangkat dan kebijakan jaringan perusahaan. VE-PG4, misalnya, memiliki fungsi router dan VPN; perangkat lain belum tentu.

Biaya mengikuti arsitektur

Pada sebagian penerapan, RoIP dapat memakai infrastruktur IP yang sudah ada sehingga tidak perlu jalur audio jarak jauh tersendiri. Total biayanya tetap ditentukan desain sistem, jaringan, perizinan, perangkat, dan pemeliharaan.

Peran Perangkat dalam Sistem RoIP

Tiga produk di kategori ini punya fungsi berbeda dan tidak saling menggantikan. Hanya VE-PG4 yang merupakan gateway RoIP; IP100FS dan IP1000C adalah bagian dari sistem radio IP/WLAN Icom.

RoIP Gateway

Icom VE-PG4

Menjembatani sistem radio dengan jaringan IP. Menurut Icom, VE-PG4 menggabungkan fungsi RoIP, gateway SIP, router IP dengan VPN, IP-PBX, dan kontroler terminal komunikasi IP, serta mendukung integrasi berbagai sistem yang kompatibel — antara lain radio analog, radio digital IDAS, radio LTE, radio Wi-Fi, dan telepon IP/SIP. Fungsi yang tersedia bergantung pada versi, interface, dan konfigurasinya.

Remote Communicator

Icom IP100FS

Aplikasi untuk PC Windows yang bekerja sebagai terminal radio virtual dan dispatcher sederhana. IP100FS berkomunikasi dengan terminal komunikasi IP Icom yang kompatibel melalui sistem radio IP/WLAN; ia bukan perangkat keras gateway.

IP/WLAN Controller

Icom IP1000C

Kontroler sistem radio IP/WLAN Icom yang mengelola konfigurasi terminal dan lalu lintas suara dalam sistem itu, termasuk untuk IP100FS. IP1000C bukan gateway RoIP untuk radio konvensional.

Untuk sistem IP/WLAN Icom yang sudah terpasang, cocokkan model dan versi perangkat yang ada sebelum menambah terminal atau kontroler.

Perangkat RoIP & Komunikasi IP

Katalog ini memuat gateway RoIP serta perangkat untuk sistem radio IP/WLAN Icom, masing-masing dengan peran yang berbeda. Cocokkan perangkat dengan sistem yang akan dihubungkan; untuk produk tanpa harga, silakan hubungi kami melalui konsultasi.

Menampilkan semua 3 produk

Rp36.000.000

Kapan RoIP Dibutuhkan?

Menghubungkan dua lokasi radio

Dua kantor, pabrik, atau site yang masing-masing punya sistem radio sendiri dapat dihubungkan lewat jaringan IP atau VPN perusahaan, sehingga grup di kedua lokasi bisa saling berbicara. Coverage di masing-masing lokasi tetap ditentukan radio, antena, dan repeater di site itu.

Integrasi radio dengan dispatcher atau PC

Operator di ruang kontrol dapat ikut dalam percakapan radio dari PC atau konsol, bila gateway atau sistemnya menyediakan fungsi dispatcher — misalnya IP100FS pada sistem radio IP/WLAN Icom.

Menghubungkan sistem yang berbeda

Grup dengan frekuensi atau jenis sistem berbeda — misalnya radio analog dan radio digital, atau radio dengan radio PoC/LTE dan telepon IP — dapat dijembatani melalui gateway yang kompatibel. Standar digital yang berbeda tidak otomatis saling bicara; hasilnya bergantung pada kemampuan gateway, interface, dan konfigurasinya.

Komunikasi terpusat untuk beberapa site

Beberapa lokasi operasional dapat terhubung ke satu titik koordinasi, misalnya dispatcher pusat, melalui backbone IP. Jumlah site, grup, dan panggilan yang dapat ditangani mengikuti kapasitas perangkat yang dipakai dan desain sistemnya.

Yang Perlu Dicek Sebelum Menggunakan RoIP

  1. Sistem yang akan dihubungkan. Radio analog atau digital, repeater, dispatcher, atau terminal IP — lengkap dengan merek, model, dan mode yang dipakai.
  2. Kompatibilitas interface dan gateway. Cara setiap radio tersambung ke gateway, misalnya lewat port aksesori, kabel interface, atau koneksi jaringan, dan apakah gateway mendukung sistem tersebut.
  3. Jaringan IP yang tersedia. LAN, WAN, VPN, jaringan IP privat, atau internet, sesuai arsitektur yang direncanakan, termasuk akses jaringan antar-site.
  4. Kualitas jaringan. Latensi, jitter, packet loss, dan bandwidth pada jalur antar-site, termasuk saat jaringan sedang sibuk.
  5. PTT dan pensinyalan. Bagaimana PTT, sinyal kontrol, dan identitas panggilan diteruskan antara sistem yang dihubungkan.
  6. Keamanan dan kebijakan jaringan. VPN, firewall, segmentasi, dan aturan TI perusahaan yang berlaku untuk perangkat baru.
  7. Coverage RF di setiap site. Setiap lokasi tetap memerlukan radio — HT atau radio rig —, antena, dan bila perlu repeater yang sesuai area kerjanya. RoIP tidak menggantikannya.

Regulasi sistem yang dihubungkan

Menghubungkan sistem pada frekuensi, band, atau jenis layanan yang berbeda dapat dibatasi oleh aturan yang berlaku. Implementasi RoIP harus mengikuti ketentuan frekuensi, layanan, dan telekomunikasi untuk setiap sistem yang dihubungkan.

Rencanakan Integrasi RoIP untuk Operasional Anda

Ceritakan sistem radio yang sudah ada, lokasi yang perlu terhubung, dan jaringan IP yang tersedia. Kami bantu menilai perangkat dan arsitektur yang sesuai, lalu menyusun penawaran untuk kebutuhan di seluruh Indonesia.

Perbandingan teknologi radio ada di Teknologi, lini perangkat lainnya di Produk & Sistem, dan perencanaan sistem komunikasi di Layanan.