Antena · Sistem Repeater

Antena Repeater

Pilih antena repeater untuk sistem radio komunikasi dengan mencocokkan frekuensi kerja, spesifikasi antena, dan rencana pemasangannya. Telusuri produk di bawah, lalu siapkan tipe repeater, frekuensi pancar dan terima, serta area yang ingin dilayani untuk meminta penawaran.

Jika spesifikasi belum diketahui, sertakan foto label perangkat dan instalasi yang sudah ada.

Katalog Antena Repeater

Periksa model, varian frekuensi, dan kelengkapan pada detail produk. Minta konfirmasi kecocokan, stok, serta harga sebelum memesan.

Showing 1–36 of 53 resultsSorted by average rating

Rp17.600.000
Rp17.600.000
Rp7.000.000
Rp7.000.000
Rp7.000.000
Rp7.000.000
Rp7.000.000
Rp7.000.000
Rp6.500.000
Rp6.500.000
Rp17.600.000
Rp17.600.000
Rp17.600.000
Rp17.600.000
Rp17.600.000
Rp17.600.000

Antena Repeater

Hustler G7-150 Series

Rp7.800.000
Rp17.600.000
Rp7.000.000
Rp7.300.000
Rp7.300.000
Rp13.000.000
Rp11.000.000
Rp7.300.000
Rp17.250.000
Rp17.250.000
Rp17.250.000

Antena Radio Base

Commander 220-6N

Rp33.000.000

Antena Radio Base

Commander 220-7N

Rp33.000.000

Antena Radio Base

Commander 220-4N

Rp33.000.000

Antena Radio Base

Commander 220-3AN

Rp33.000.000

Antena Repeater

WhiteSky WS-45070

Rp4.700.000

Antena Radio Base

WhiteSky WS-44050

Rp4.400.000

Antena Radio Base

WhiteSky WS-42035

Rp4.400.000

Antena Radio Base

WhiteSky WS-41025

Rp4.400.000

Antena Radio Base

WhiteSky WS-43045

Rp4.400.000

Cara Memilih Antena Repeater

  1. Cocokkan frekuensi pancar dan terima

    Saat memilih antena repeater VHF atau UHF, periksa rentang frekuensi model yang dipilih dalam MHz. Label band saja belum cukup. Jika satu antena digunakan bersama untuk memancar dan menerima, pastikan spesifikasinya sesuai untuk kedua frekuensi tersebut. Catat pula apakah sistem menggunakan satu antena melalui duplexer atau antena pancar dan terima terpisah.

  2. Periksa spesifikasi model dan kebutuhan penyetelan

    Bandingkan impedansi, batas daya, konektor, serta spesifikasi VSWR pada frekuensi kerja. Periksa apakah antena sudah siap digunakan pada rentang tersebut atau memerlukan penyetelan sesuai petunjuk produsen. Model dengan bentuk serupa dapat memiliki rentang frekuensi dan kelengkapan berbeda. Gunakan lembar spesifikasi model yang benar sebagai acuan.

  3. Baca gain bersama pola pancaran

    Gain perlu dinilai bersama pola pancaran horizontal dan vertikal, posisi pengguna radio, serta kondisi medan. Pada desain tertentu, gain yang lebih tinggi diperoleh dengan memusatkan pancaran pada sudut yang lebih sempit. Karena itu, angka gain terbesar belum tentu paling sesuai untuk seluruh area yang ingin dilayani. Saat membandingkan angka gain, periksa juga satuan acuannya, seperti dBi atau dBd.

  4. Rencanakan kabel, konektor, dan dudukan

    Tentukan jalur serta perkiraan panjang kabel koaksial. Rugi-rugi kabel berbeda menurut jenis kabel, panjang, dan frekuensi kerja. Cocokkan konektor pada antena, kabel, dan perangkat yang terhubung; periksa juga diameter tiang yang dapat dijepit dudukan, bobot antena, serta spesifikasi ketahanan anginnya.

    Ikuti petunjuk pemasangan produsen, termasuk perlindungan sambungan luar ruangan. Untuk pemasangan di tiang atau atap, minta teknisi menilai lokasi, kekuatan penyangga, dan kebutuhan proteksi instalasi. Ketinggian pemasangan perlu dipertimbangkan bersama medan, penghalang, pola pancaran, dan jalur kabel.

Harga dan Penawaran Antena Repeater

Saat membandingkan harga antena repeater, periksa model, varian frekuensi, jumlah unit, dan kelengkapan yang ditawarkan. Pastikan apakah harga mencakup antena saja atau juga kabel, konektor, serta dudukan. Jika memerlukan pemasangan atau penyetelan, cantumkan kebutuhan tersebut agar ruang lingkupnya dapat dikonfirmasi.

Jika ada informasi yang belum diketahui, sertakan foto label perangkat dan instalasi yang sudah ada. Minta konfirmasi kecocokan model, stok, harga, kelengkapan, dan ongkos kirim sebelum memesan.

Untuk meminta penawaran, siapkan:

  • Merek dan tipe repeater, serta model antena yang diminati jika sudah ada
  • Frekuensi pancar dan terima dalam MHz, serta daya pancar yang digunakan
  • Konfigurasi satu atau dua antena dan tipe duplexer, jika diketahui
  • Lokasi pemasangan, kondisi medan, dan area yang ingin dilayani
  • Perkiraan panjang kabel, jenis konektor, serta kondisi tiang atau dudukan
  • Jumlah unit dan kota tujuan pengiriman

Pertanyaan tentang Antena Repeater

Apakah antena base station bisa dipakai untuk repeater?

Beberapa produsen menawarkan model untuk penggunaan base station sekaligus repeater. Kecocokan tetap harus diperiksa per model berdasarkan frekuensi, daya, konektor, dan kebutuhan instalasi. Nama kategori produk saja tidak cukup untuk menerima atau menolak suatu antena.

Apa yang perlu disiapkan saat mencari antena repeater HT?

Jika yang dibutuhkan adalah antena pada sistem repeater yang melayani HT, siapkan spesifikasi repeater dan frekuensi sistemnya. Jika yang dicari adalah antena pengganti yang dipasang langsung pada radio genggam, lihat kategori Antena HT dan cocokkan dengan tipe perangkat.

Apakah antena lebih panjang atau dipasang lebih tinggi pasti menjangkau lebih jauh?

Tidak ada jaminan jarak hanya dari panjang atau ketinggian antena. Kondisi medan, penghalang, sistem radio, pola pancaran, dan rugi-rugi kabel ikut menentukan hasil. Sampaikan target cakupan sebagai kebutuhan yang perlu dinilai; untuk kebutuhan cakupan tertentu, mintalah evaluasi dan pengujian di lokasi.

Apakah membeli antena sudah termasuk kabel dan pemasangan?

Periksa rincian produk dan penawarannya. Cantumkan kebutuhan kabel, konektor, dudukan, penyetelan, atau pemasangan secara terpisah agar jelas komponen dan pekerjaan yang termasuk.

Siapkan Kebutuhan Antena Repeater Anda

Sampaikan tipe repeater, frekuensi pancar dan terima, rencana pemasangan, serta jumlah unit untuk meminta penawaran.