Produk & Sistem
Pilih perangkat dan sistem radio komunikasi sesuai kebutuhan operasional perusahaan.
Aksesoris & Spare Parts — Aksesoris · Spare Part
Solusi Event & Hiburan
Alat komunikasi untuk event organizer, venue, dan production house: sistem radio yang menghubungkan tim produksi, stage, FOH, security, ticketing, parkir dan logistik, hingga command center. Rakomindo membantu menyusun sistemnya berdasarkan layout venue, jumlah tim dan pengguna, penghalang, tingkat kebisingan, area yang perlu terjangkau, dan durasi acara.
Setiap event punya rundown, venue, dan susunan tim yang berbeda. Empat kondisi berikut paling sering menentukan bagaimana sistem radionya dirancang.
Backstage, FOH, gate, area parkir, loading dock, dan ruang kontrol bisa berjauhan atau dipisahkan dinding, lantai, dan basement. Titik yang sinyalnya lemah perlu dipetakan lewat pengamatan venue dan uji sinyal, bukan diasumsikan dari luas area.
Musik, penonton, genset, dan lalu lintas membuat instruksi mudah terlewat. Aksesori seperti earpiece atau headset, prosedur bicara yang singkat, dan pemilihan perangkat untuk tingkat kebisingan tertentu sering sama pentingnya dengan radionya sendiri.
Produksi, stage, security, ticketing, dan logistik bekerja bersamaan, sering bersama vendor dari luar. Tanpa pembagian kanal atau grup yang jelas, satu kanal menjadi padat dan pesan penting tenggelam di antara percakapan rutin.
Kepadatan pengunjung, perubahan jadwal, dan kejadian di lapangan menuntut koordinasi yang cepat. Saat ribuan orang berkumpul, layanan seluler di lokasi juga dapat menjadi padat, sehingga jalur koordinasi utama perlu dipertimbangkan sejak perencanaan.
Radio komunikasi mendukung koordinasi tim. Radio tidak menggantikan rencana darurat venue, sistem tata suara (PA), alarm kebakaran, prosedur evakuasi, protokol medis, maupun prosedur keamanan yang berlaku di lokasi acara.
Komponen berikut saling melengkapi. Tidak setiap event membutuhkan semuanya; kombinasi yang tepat ditentukan oleh venue, jumlah pengguna, dan pola kerja tim.
Pilihan yang sederhana dioperasikan dan mudah dipadukan dengan armada analog yang sudah ada. Banyak event di area yang tidak terlalu kompleks cukup dilayani komunikasi langsung antar-HT.
Radio digital seperti DMR menawarkan pengelolaan grup dan fitur tambahan. Private call, pesan teks, tombol darurat, GPS, atau enkripsi hanya tersedia pada perangkat dan sistem yang mendukung serta sesuai konfigurasinya.
Repeater menerima lalu memancarkan ulang lalu lintas radio sesuai desain sistem. Bila kondisi venue membutuhkannya, repeater dapat memperluas area yang terjangkau. Kebutuhannya ditetapkan dari penilaian venue dan uji sinyal, tidak otomatis untuk setiap event besar.
Radio yang dipasang tetap di command center, ruang kontrol, atau pos utama, dengan antena yang dapat ditempatkan lebih optimal. Berguna bila satu titik perlu memantau beberapa kanal selama acara.
Push-to-talk over cellular memungkinkan komunikasi antarlokasi yang berjauhan melalui konektivitas seluler, Wi-Fi, atau data yang didukung. Kinerjanya bergantung pada ketersediaan dan coverage jaringan, latensi, kapasitas, serta konfigurasi server atau platform. Fungsi seperti manajemen grup, dispatch, pelacakan lokasi, atau perekaman tergantung platform, perangkat, lisensi, dan konfigurasinya.
Earpiece atau headset untuk area bising dan komunikasi yang tidak mengganggu penonton, speaker microphone untuk petugas yang bergerak, serta baterai cadangan dan charger yang disesuaikan dengan durasi acara. Kompatibilitas dicek per model radio.
Tidak ada jawaban yang sama untuk semua event. Pilihannya bergantung pada radio yang sudah dimiliki, kebutuhan berkomunikasi dengan tim atau vendor lain, fitur yang benar-benar dipakai, izin frekuensi, dan anggaran. Digital tidak otomatis lebih aman atau lebih jauh jangkauannya; enkripsi dan fitur lain bergantung pada model, sistem, dan konfigurasi. Penjelasan teknologinya ada di halaman teknologi radio komunikasi.
Keduanya sering dipakai berdampingan. Pertanyaannya adalah alat mana yang paling cocok untuk alur kerja tertentu.
Nama divisi tidak menentukan perangkat. Yang menentukan adalah siapa perlu saling mendengar, di mana mereka bekerja, dan seberapa bising lingkungannya.
KebutuhanCue dan instruksi rundown antara stage manager, FOH, lighting, dan backstage di lingkungan yang sangat bising.
Pendekatan komunikasiKanal atau grup produksi tersendiri, earpiece atau headset, dan disiplin bicara yang singkat. Fitur seperti prioritas panggilan dapat dievaluasi pada perangkat yang mendukung.
KebutuhanKoordinasi gate, perimeter, patroli, dan area penonton, serta eskalasi kejadian ke koordinator.
Pendekatan komunikasiGrup security yang terpisah dari produksi, earpiece untuk komunikasi yang tidak mencolok, dan jalur eskalasi ke command center. Pola kerja tim pengamanan dibahas lebih rinci di radio komunikasi untuk security.
KebutuhanAntrean masuk, verifikasi akses, penanganan tamu undangan, dan liaison officer yang berpindah antar-area.
Pendekatan komunikasiPerangkat ringkas yang nyaman dibawa lama, earpiece, dan akses ke grup koordinasi utama bila LO perlu menjembatani beberapa tim.
KebutuhanArus kendaraan, drop-off, loading dock, dan pengiriman vendor, sering di area outdoor atau basement yang jauh dari pusat acara.
Pendekatan komunikasiGrup logistik tersendiri. Bila area ini lemah sinyalnya, opsi seperti posisi antena, repeater, atau PoC dievaluasi dari hasil uji di lokasi.
KebutuhanMenerima panggilan dari lapangan dan berkoordinasi dengan command center serta security saat terjadi kejadian.
Pendekatan komunikasiKanal atau grup yang disepakati untuk koordinasi darurat. Tombol darurat atau prioritas panggilan dapat dipertimbangkan pada perangkat dan sistem yang mendukung, sebagai pendukung prosedur medis venue, bukan penggantinya.
KebutuhanMemantau beberapa tim sekaligus, mengambil keputusan, dan meneruskan perubahan rundown ke seluruh divisi.
Pendekatan komunikasiAkses ke beberapa kanal atau grup, radio rig atau base station di ruang kontrol bila perlu, dan aturan siapa yang boleh berbicara di kanal koordinasi utama.
Jumlah HT dan kebutuhan infrastruktur tidak ditentukan dari kategori “event kecil” atau “event besar”. Faktor-faktor berikut yang dihitung bersama tim Anda.
Coverage radio dipengaruhi layout venue, material bangunan, posisi antena, frekuensi atau band, rugi kabel feeder, interferensi, daya pancar, dan konfigurasi sistem. Karena itu jangkauan tidak dijanjikan sebelum kondisi lokasi dinilai.
Keduanya dilayani oleh tim yang berbeda. Pilih jalur yang sesuai dengan cara Anda akan memakai perangkat.
Pengadaan perangkat
Cocok untuk event organizer, pengelola venue, production house, penyedia jasa keamanan, dan operator fasilitas yang memakai radio secara rutin. Rakomindo membantu memilih perangkat, menyusun sistem, dan pengadaan untuk kebutuhan di seluruh Indonesia.
Gunakan permintaan penawaran sistem radio di akhir halaman ini.
Rental
Sewa HT dan repeater untuk kebutuhan event di Jakarta dan sekitarnya. Pilihan unit dan paketnya dapat dilihat di halaman sewa handy talky, repeater, dan radio rig.
Untuk venue yang kompleks atau acara berskala besar, pengamatan lokasi sebelum hari acara membantu agar rencana kanal, jumlah perangkat, dan kebutuhan infrastruktur didasarkan pada kondisi nyata.
Yang biasanya diperiksa:
Rakomindo menangani penjualan, engineering, instalasi, dan service radio komunikasi untuk perusahaan dan industri.
Perangkat dipilih dari susunan tim, venue, dan durasi acara, bukan dari daftar produk.
HT analog dan digital, repeater, radio rig, PoC, serta aksesori dapat direncanakan sebagai satu sistem.
Pembagian kanal atau grup dan programming perangkat disiapkan sesuai struktur koordinasi acara.
Dukungan instalasi, maintenance, dan service tersedia melalui layanan Rakomindo.
Tergantung venue, jumlah tim, tingkat kebisingan, dan durasi acara. Untuk banyak acara, HT analog atau digital yang dipakai langsung antar-unit sudah memadai. Pertimbangkan juga kenyamanan dipakai berjam-jam, kompatibilitas earpiece, serta kapasitas baterai dan jumlah charger untuk durasi acara.
Tidak otomatis. Repeater dipertimbangkan bila penilaian venue atau uji sinyal menunjukkan titik kerja penting tidak terjangkau dengan baik, misalnya basement, backstage, atau area parkir yang terpisah. Hasilnya tetap bergantung pada layout, material bangunan, posisi antena, frekuensi, dan konfigurasi sistem.
Analog cocok bila perlu kompatibel dengan radio analog yang sudah ada dan kebutuhan fiturnya sederhana. Digital dapat menawarkan pengelolaan grup dan fitur tambahan pada model yang mendukung. Keduanya hanya bisa saling berkomunikasi dalam mode dan standar yang sama, jadi radio milik vendor lain perlu diperhitungkan.
PoC cocok untuk tim yang berada di lokasi berjauhan, misalnya roadshow, koordinasi antarkota, atau command center yang terpisah dari venue, selama jaringan seluler, Wi-Fi, atau data di lokasi memadai. Di area yang sangat padat pengunjung, kapasitas jaringan perlu diperhitungkan, sehingga PoC sering dipadukan dengan radio konvensional.
Hitung dari jumlah pemegang radio per shift di setiap tim, ditambah unit cadangan dan unit untuk vendor atau tamu yang perlu terhubung. Durasi acara menentukan kebutuhan baterai cadangan dan charger. Tidak ada angka baku per jenis atau ukuran event.
Mulai dari siapa yang perlu saling mendengar. Umumnya setiap tim utama mendapat kanal atau grup sendiri, ditambah satu kanal koordinasi untuk koordinator tim dan command center. Frekuensi yang digunakan harus sesuai izin dan regulasi yang berlaku.
Pembelian cocok untuk event organizer, venue, atau penyedia jasa yang memakai radio secara rutin dan ingin memiliki inventaris sendiri. Sewa cocok untuk kebutuhan sementara. Layanan rental Rakomindo tersedia untuk Jakarta dan sekitarnya dan dilayani terpisah; lihat bagian Pengadaan atau Rental di atas.
Jenis dan jadwal acara, lokasi atau denah venue, daftar tim beserta jumlah pengguna, radio yang sudah dimiliki, serta area yang dikhawatirkan sulit terjangkau. Informasi ini membantu menentukan apakah site survey diperlukan.
Ceritakan jenis acara, venue, susunan tim, jumlah pengguna, dan perangkat yang sudah dimiliki. Tim Rakomindo membantu menyusun pilihan perangkat dan penawaran, serta menentukan apakah perlu site survey lebih dulu.